SOAL UAS MATEMATIKA EKONOMI

Standard
Petunjuk: Pilih soal sesuai dengan digit terakhir NIM Anda. Jika digit terakhir NIM adalah angka ganjil (1, 3, 5, 7, 9), kerjakan soal untuk NIM Ganjil. Jika digit terakhir NIM adalah angka genap (0, 2, 4, 6, 8), kerjakan soal untuk NIM Genap. Soal 3 dikerjakan oleh semua mahasiswa. Analisis Ekonomi: Keseimbangan Pasar dan Break-Even Point

Soal 1 (NIM Ganjil)

Fungsi permintaan: P = -2Q + 30
Fungsi penawaran: P = Q + 6
Pajak: Rp 12,- per unit

Pertanyaan:

  1. Berapa keseimbangan pasar sebelum dan sesudah pajak?
  2. Berapa pajak yang ditanggung konsumen dan produsen?
  3. Berapa pajak yang diterima pemerintah?
  4. Gambar grafiknya
Keterangan: P = Harga, Q = Kuantitas

Soal 2 (NIM Genap)

Fungsi permintaan: P = -Q + 28
Fungsi penawaran: P = Q + 4
Pajak: Rp 8- per unit

Pertanyaan:

  1. Berapa keseimbangan pasar sebelum dan sesudah pajak?
  2. Berapa pajak yang ditanggung konsumen dan produsen?
  3. Berapa pajak yang diterima pemerintah?
  4. Gambar grafik persamaannya
Keterangan: P = Harga, Q = Kuantitas

Soal 3 (Semua NIM - Ganjil dan Genap)

Biaya tetap (FC) = Rp 30.000 per tahun
Biaya variabel (VC) = Rp 150 per unit
Harga jual = Rp 300 per unit

Pertanyaan:

  1. Berapa total produksi yang harus dihasilkan agar perusahaan mencapai BEP?
  2. Apabila unit barang yang diproduksi sebanyak 300 unit, apakah perusahaan tersebut rugi atau laba?
  3. Buat grafik BEP dari hasil tersebut!
Keterangan: BEP = Break-Even Point (Titik Impas)

SISTEM BILANGAN

Standard

 Materi Bilangan Bulat Lengkap dengan Contoh Soal - Quipper Blog

Bilangan adalah konsep matematika yang digunakan untuk menyatakan nilai, banyaknya, atau urutan dari suatu objek atau entitasBilangan juga bisa diartikan sebagai satuan dalam sistem matematis yang dapat diunitkan, ditambah, atau dikalikan

DERET HITUNG/ARITMATIKA

Standard

Deret hitung atau barisan aritmatika adalah hasil penjumlahan dari setiap suku pada barisan aritmatika. Deret hitung memiliki ciri-ciri, yaitu: 
  • Perubahan suku-sukunya berdasarkan penjumlahan terhadap bilangan tertentu 
  • Bilangan yang memisahkan suku-suku pada deret hitung disebut pembeda 
  • Pembeda merupakan selisih antara nilai dari dua suku yang berurutan

 

PENERAPAN FUNGSI LINIER

Standard

 


FUNGSI PERMINTAAN
Fungsi permintaan (demand) adalah hubungan antara harga dan jumlah barang yang diminta konsumen. Fungsi permintaan akan menunjukkan hubungan yang berlawanan atau berbanding terbalik. Permintaan diartikan sebagai jumlah barang yang ingin diminta konsumen, dengan kemungkinan tingkat harga dan waktu tertentu.

Fungsi permintaan mengikuti hukum permintaan, yaitu:

  • Jika harga naik, maka permintaan akan turun
  • Jika harga turun, maka permintaan akan naik

Gradien dari fungsi permintaan selalu negatif karena harga dan jumlah barang selalu berbanding terbalik

FUNGSI PENAWARAN

Fungsi penawaran adalah suatu fungsi yang menunjukan hubungan antara harga dengan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen. Fungsi penawaran digunakan produsen untuk menganalisa berapa banyak barang yang diproduksi.

  • Berhubungan positif, artinya jumlah barang yang ditawarkan cenderung meningkat ketika harga meningkat, begitu pula sebaliknya 
  • Mengikuti hukum penawaran, yaitu jika harga naik maka penawaran akan naik, dan apabila harga turun maka penawaran juga turun

KESEIMBANGAN PASAR

Keseimbangan pasar didefinisikan sebagai suatu kondisi dimana jumlah penawaran sama besar dengan jumlah permintaan. Atau jumlah barang yang diminta sesuai dengan besaran harga yang ditawarkan. Harga keseimbangan ini biasanya terjadi saat pembeli menurunkan harga dan penjual menaikkan harganya

FUNGSI BIAYA DAN PENERIMAAN

Standard

 


Break even point (BEP) atau titik impas adalah titik ketika total pendapatan atau penjualan sama dengan total biaya operasional perusahaan. Pada titik ini, perusahaan tidak mengalami kerugian maupun keuntungan. 
BEP sangat penting bagi perusahaan untuk beberapa hal, di antaranya:
  • Membantu perusahaan mengambil keputusan strategis, seperti menaikkan harga produk, mengurangi biaya operasional, atau mengembangkan produk 
  • Membantu perusahaan mengoptimalkan manajemen keuangan, seperti mengurangi biaya produksi dan operasional 
  • Membantu perusahaan memprediksi kapan waktu akan balik modal 
  • Membantu perusahaan mengantisipasi risiko kerugian